Kamis, 27 Maret 2014

Tips Membeli Parfum Isi Ulang

Berikut beberapa tips tentang pemilihan toko parfum isi ulang:

1. Langkah pertama dalam penilaian toko, anda dapat menilai sebuah toko parfum isi ulang dari kondisi tokonya. Toko yang bersih dan rapih akan lebih meyakinkan bahwa toko tersebut adalah toko parfum yang lebih fokus pada produk-produk yang mereka jual. Karena parfum tergolong dalam kebutuhan tertier atau ketiga maka kriteria toko parfum isi ulang yang baik adalah toko yang dapat mewakili segmen untuk golongan ketiga tersebut.

2. Coba anda tanyakan kepada si penjual atau karyawan toko tersebut, campuran apa saja yang digunakan untuk produk parfum isi ulang yang mereka jual. Standar nya yang digunakan adalah Alcohol 96% lalu dicampur dengan Bibit (fragarance). Tetapi ada beberapa toko parfum isi ulang yang besar yang menggunakan standar campuran Alkohol Denat 96%+Fixative dan Stabilizer lalu dicampurkan dengan Bibit. Standar yang satu ini jauh lebih bagus kualitasnya dengan standar yang pertama karena campuran-campuran tersebut meliputi Alkohol yang terbuat secara Alami (Denat) lalu ditambahkan dengan penguat (Fixative) agar parfum lebih tahan lama nantinya lalu ditambahkan dengan Penyeimbang (Stabilizer) untuk mempercepat dan menyeimbangkan proses pencampuran bibit dengan alkohol nantinya.

3. Anda juga berhak menanyakan kepada si penjual atau karyawan toko tersebut apakah campuran parfum-nya menggunakan methanol atau Solvent/Solviol. Kedua cairan kimia ini sangat tidak disarankan untuk digunakan pada campuran Parfum Isi Ulang karena kedua cairan tersebut dapat menimbulkan iritasi pada kulit (jika digunakan secara langsung). Terlebih Solviol, jika terkena dikulit secara langsung bisa menimbulkan bercak merah dan juga gatal-gatal (bagi yang kulitnya sensitif). Parfum Isi Ulang yang menggunakan campuran Solviol dan Methanol lebih berpeluang besar meninggalkan bercak atau noda pada pakaian dan wangi dari parfumnya hanya sebentar atau tidak tahan lama. Pedagang parfum isi ulang yang menggunakan kedua cairan ini beralasan karena harga methanol jauh lebih murah dibandingkan dengan alkohol dan solvent / solviol dapat melipatgandakan margin harga jual mereka.

4. carilah pelayanan toko parfum isi ulang yang menyediakan konsultasi dan garansi. Jika kedua hal tersebut ada jadi kita dapat konsultasi sebelum membeli dan jika kita merasa kurang terhadap kualitas parfumnya kita dapat komplain atau konsultasi kembali setelah membelinya.

5. Biasakan untuk menyimpan parfum isi ulang yang baru kita beli didalam Freezer (ruang pembeku pada kulkas). Standarnya antara 8 - 12 jam. hal ini dilakukan agar proses pencampuran antara bibit & alkohol semakin cepat dan akan berpengaruh juga kepada ketahanan parfum tersebut pada saat kita gunakan atau bahasa trend nya parfum akan lebih long-lasting.



***dari berbagai sumber

Rabu, 26 Maret 2014

Refill Parfum

 Berkembangnya Refill Parfum  
  Kebiasaan menggunakan parfum merupakan gaya hidup yang sudah dilakukan banyak kalangan masyarakat sejak lama, parfum digunakan karena memberikan keharuman dan kesegaran bagi  penggunanya, selain itu dapat menjadi ciri khas seseorang dari aroma tubuhnya, dan parfum juga dapat menambah kepercayaan diri penggunanya serta dapat menghilangkan bau badan. 
  Dahulu harga parfum dengan kualitas asli harganya sangat mahal, sehingga hanya bisa dijangkau oleh sebagian masyarakat saja. Terlebih saat krisis moneter yang semakin melambungkan harga parfum bermerk.
seiring perkembangan jaman banyak masyarakat mulai merasakan parfum sebagai sebuah tuntutan gaya hidup
  Tarik menarik antara tuntutan akan kebutuhan dan harga parfum yang tinggi  kemudian mempelopori lahirnya refill parfum. Refill parfum hadir untuk memuaskan masyarakat yang ingin tetap wangi namun bisa berhemat dengan pengeluarannya.
  Berkembangnya Refill parfum pada akhirnya juga membuka jalan bagi masyarakat menengah ke bawah untuk ikut mengenal parfum bermerk. Bagi produsen label parfum tersebut jelas mendapat keuntungan tersendiri dari segi pemasaran, sekarang tidak hanya kalangan menengah atas tapi hampir semua kalangan kelas menengah Indonesia dan juga sebagian kalangan bawah mulai mengenal merek-merek parfum internasional. 
  Refill parfum banyak diminati oleh berbagai kalangan masyarakat mulai dari golongan menengah kebawah sampai kalangan menengah ke atas . Beberapa kelebihan  diantaranya karena jenis aroma dari refill parfum sangatlah banyak, harganya yang terjangkau, konsumen bebas memilih parfum sesuai keinginannya, tahan lama, bisa diracik secara langsung dengan menggunakan bibit pewangi tertentu yang disesuaikan dengan keinginan, sifat, aktifitas si penggunanya. dan masih banyak kelebihan lainnya.
  Refill parfum hanya menjual aroma dan kwalitas, jadi jika anda mencari merk parfum di toko refill parfum anda tidak akan mendapatkannya. Tetapi jika anda mencari aroma yang menyerupai dengan aroma parfum merk tertentu mungkin anda bisa mendapatkannya.

***dari berbagai sumber 

Mengenal Parfum Juga Pemakaiannya

Wewangian pada parfum yang kita kenakan memang bertujuan untuk menimbulkan rasa percaya diri saat bertemu seseorang. Dengan parfum badan juga menjadi lebih segar sehingga tidak menimbulkan bau badan yang tidak sedap untuk orang sekitar. Pemakaian parfum memang harus tetap untuk menghasilkan aroma yang tahan lama. Berikut uraiannya :
  • Gunakan setelah mandi – Mandi merupakan kegiatan membersihkan badan yang bisa membuka pori-pori kulit. Keadaan pori-pori kulit yang terbuka yang kemudian disemprotkan parfum, akan mudah menyerap dan bertahan lama pada permukaan kulit.
  • Saat kulit lembab – Kulit yang lembab setelah habis menggunakan lotion, akan sangat mempengaruhi ketahanan aroma parfum yang disemprotkan di atasnya.
  • Pada bagian tertentu - menyemprotkan parfum pada beberapa bagian tubuh yang menjadi titik denyut nadi adalah area yang tepat untuk membuat aromanya bertahan lebih lama. Misalnya, belakang telinga, pergelangan tangan, dan sekitar tenggorokan.
  • Jangan di gosok – gosokkan – Menggosokkan pergelangan tangan setelah memakai parfum justru tidak membuat aromanya tahan lama! Jadi setelah menyemprotkan parfum di bagian tersebut, sebaiknya biarkan saja.
  • Rambut – Bagian lainnya adalah rambut. Menyemprotkan parfum ke arah rambut, setiap kali tubuh bergerak, aroma wangi pun akan selalu menyebar.
  • Campuran parfum – Mencampur beberapa aroma parfum juga memberikan ketahanan terhadap wanginya namun, jangan terlalu berlebihan sehingga menimbulkan wewangian yang aneh

sumber : blogging.co.id -

PARFUM

Parfum atau minyak wangi adalah campuran minyak esensial dan senyawa aroma, fiksatif, dan pelarut yang digunakan untuk memberikan bau wangi untuk tubuh manusia, obyek, atau ruangan.  Jumlah dan tipe pelarut yang bercampur dengan minyak wangi menentukan apakah suatu parfum dianggap sebagai ekstrak parfum, Eau de parfum, Eau de toilette, atau Eau de Cologne.

Sejarah Parfum  

Parfum sudah dikenal sejak ribuan tahun yang lalu - kata "parfum" berasal dari bahasa Latin per fume artinya "melalui asap". Salah satu kegunaan parfum tertua berupa bentuk pembakaran dupa dan herbal aromatik yang digunakan dalam pelayanan keagamaan, seringkali untuk aromatik gums, kemenyan dan mur, dikumpulkan dari pohon. Mesir adalah yang pertama memasukkan parfum ke budaya mereka diikuti oleh Cina kuno, Hindu, Israel, Carthaginians, Arab, Yunani dan Romawi. Penggunaan awal dari botol parfum adalah di Mesir sekitar 1000 SM. Mesir menemukan gelas dan botol parfum adalah salah satu penggunaan umum pertama untuk kaca.

 

Tingkat Konsentrat

Minyak parfum perlu diencerkan dengan pelarut karena minyak esensial/murni (baik yang alami ataupun sintetis) mengandung konsentrat tinggi dari komponen volatil yang mungkin akan mengakibatkan reaksi alergi dan kemungkinan cedera ketika digunakan langsung ke kulit atau pakaian. Pelarut juga menguapkan minyak esensial, membantu mereka menyebar ke udara.
Sejauh ini pelarut yang paling umum digunakan untuk pengenceran minyak parfum adalah etanol atau campuran etanol dan air. Minyak parfum juga dapat diencerkan dengan cara menetralkan bau lemak menggunakan jojoba, minyak kelapa difraksinasi atau lilin. Persentase volume konsentrat dalam minyak parfum adalah sebagai berikut:
  • Ekstrak Parfum                       : 20% - 40% senyawa aromatik
  • Eau de Parfum (EDP)             : 10 - 30% senyawa aromatik
  • Eau de Toilette (EDT)            : 5 - 20% senyawa aromatik
  • Eau de Cologne (EDC)  : 2 - 5% senyawa aromatik, merek (reg.Trademark): Original Eau de Cologne
  • Eau de Solid(EDS)    : - 1% senyawa aromatik, merek (reg.Trademark): EDS
  • After Shave
Semakin tinggi jumlah persentase senyawa aromatik, maka intensitas dan aroma yang tahan lama tercipta. Perfumeries yang berbeda menetapkan jumlah yang berbeda dari minyak untuk masing-masing parfum mereka. Oleh karena itu, meskipun konsentrat minyak parfum dalam pengenceran Eau De Parfum (EDP) selalu akan lebih tinggi daripada parfum yang sama dalam bentuk eau de toilette (EDT) di dalam kisaran yang sama, jumlah yang sebenarnya dapat bervariasi antara masing-masing Perfumeries. Sebuah parfum EDT dari sebuah Perfumeries mungkin lebih kuat daripada EDP dari Perfumeries yang lain.



sumber : wikipedia.org

5 Titik Tubuh yang Perlu Diperhatikan untuk Membuat Parfum Tahan Lama

Bagi sebagian besar orang, menyemprotkan parfum menjadi hal yang wajib dilakukan sebelum keluar rumah. Selain menawarkan aroma segar bagi p...